Igor Tolic Tersentuh Sambutan Bobotoh di GBLA, Siap Balas Kepercayaan dengan Kerja Keras

Bandung, 8 September 2026 – Pelatih Persib Bandung Igor Tolic mengaku terharu mendapatkan sambutan luar biasa dari Bobotoh ketika menjalani pertandingan pertamanya di Super League 2026-2027. Momen emosional tersebut terjadi saat Persib menghadapi PSM Makassar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu, 6 September 2026. Ribuan Bobotoh menghadirkan koreografi raksasa bergambar wajah Tolic disertai pesan kepercayaan kepada pelatih asal Kroasia tersebut. Sambutan itu bahkan membuat Tolic sempat meneteskan air mata karena tidak menyangka mendapatkan apresiasi sebesar itu pada awal perjalanannya sebagai pelatih kepala. Ia kemudian menegaskan dukungan tersebut akan menjadi tambahan motivasi untuk bekerja lebih keras bersama Maung Bandung.

Koreografi tersebut dibentangkan di tribun timur GBLA menjelang pertandingan dimulai. Gambar wajah Tolic menjadi bagian utama dari koreografi dengan tulisan besar “In Igor We Trust” yang menggambarkan kepercayaan suporter terhadap pelatih baru Persib. Bobotoh juga memenuhi berbagai sisi stadion dengan atribut berwarna biru serta terus memberikan dukungan melalui nyanyian sepanjang pertandingan. Atmosfer tersebut memberikan kesan mendalam bagi Tolic yang sebelumnya sudah mengenal besarnya fanatisme pendukung Persib. Namun, merasakan langsung penghormatan yang secara khusus ditujukan kepadanya menghadirkan pengalaman berbeda.

Tolic mengakui dirinya mengenal banyak pelatih berkualitas sepanjang perjalanan kariernya, tetapi tidak semua pernah memperoleh apresiasi suporter seperti yang ia rasakan di Bandung. Bahkan setelah pertandingan selesai, perasaan haru tersebut masih dirasakannya. Ia merasa sangat bahagia sekaligus tersentuh melihat bagaimana Bobotoh memberikan kepercayaan kepada dirinya sejak awal musim. Meski demikian, Tolic memilih tidak larut dalam pujian tersebut. Menurutnya, perjalanan bersama Persib masih terlalu awal untuk membuat dirinya merasa pantas mendapatkan penghormatan sebesar itu.

Pelatih berusia 48 tahun tersebut justru merasa dirinya masih harus membuktikan kapasitas melalui hasil di lapangan. Tolic menilai apresiasi sebesar itu akan terasa lebih pantas apabila dirinya telah membawa Persib mendapatkan banyak kemenangan maupun prestasi. Karena itu, koreografi Bobotoh tidak dianggap sebagai tanda bahwa pekerjaannya telah berhasil, melainkan sebagai tanggung jawab tambahan. Kepercayaan dari pendukung harus dijawab melalui kerja keras selama latihan dan pertandingan. Ia ingin hasil yang diperoleh Persib pada perjalanan musim ini menjadi bentuk balasan atas dukungan tersebut.

Debut Tolic di Super League berakhir dengan hasil positif setelah Persib menundukkan PSM Makassar dengan skor 3-1. Kemenangan tersebut terasa semakin istimewa karena Maung Bandung harus lebih dahulu menghadapi situasi sulit sebelum mampu membalikkan keadaan. Tolic mengakui permainan timnya pada babak pertama belum sepenuhnya berjalan sesuai rencana. Sejumlah aspek permainan masih terlihat kurang terorganisasi sehingga tim membutuhkan penyesuaian. Setelah melakukan evaluasi dan perubahan, Persib mampu tampil lebih efektif hingga akhirnya mengamankan tiga poin pertama musim ini.

Meski kemenangan tersebut menjadi awal positif dalam masa kepemimpinannya, Tolic enggan mengambil seluruh kredit atas hasil yang diraih. Ia menilai para pemain merupakan pihak yang paling layak mendapatkan apresiasi karena menjadi sosok yang menjalankan rencana di lapangan. Menurut Tolic, kualitas dan perkembangan pemain dalam setiap sesi latihan menjadi faktor utama di balik performa tim. Staf pelatih hanya berusaha mengorganisasi berbagai aspek agar pemain dapat menampilkan kemampuan terbaik. Sikap tersebut sekaligus menunjukkan bahwa Tolic ingin membangun keberhasilan Persib melalui kerja kolektif.

Perjalanan Tolic sebagai pelatih kepala Persib memang membawa ekspektasi tinggi. Ia mendapatkan tanggung jawab menggantikan Bojan Hodak, sosok yang sebelumnya membawa Maung Bandung meraih kesuksesan dan mendapatkan tempat khusus di hati Bobotoh. Kondisi tersebut membuat setiap hasil dan perkembangan tim di bawah kepemimpinannya akan mendapatkan perhatian besar. Tolic memahami tekanan tersebut sejak menerima tanggung jawab sebagai pelatih kepala. Pengalamannya berada di lingkungan Persib sebelumnya menjadi modal untuk memahami karakter klub sekaligus besarnya tuntutan pendukung.

Kedekatan Tolic dengan Persib juga bukan sesuatu yang baru terbentuk pada musim ini. Sebelum dipercaya menjadi pelatih kepala, ia telah berada dalam lingkungan tim sebagai bagian dari jajaran kepelatihan. Pengalaman tersebut membuatnya memahami karakter pemain, atmosfer ruang ganti, serta besarnya arti Persib bagi masyarakat Bandung dan Jawa Barat. Ketika mendapatkan kesempatan memimpin tim, Tolic menyatakan ingin melanjutkan fondasi yang telah terbentuk sekaligus memberikan sentuhan sesuai pendekatannya sendiri. Dukungan besar pada pertandingan pertama kemudian memperkuat ikatan emosionalnya dengan klub.

Kemenangan atas PSM juga menjadi modal penting karena Persib memasuki musim 2026-2027 dengan target tinggi. Sebagai salah satu tim yang menjadi pusat perhatian kompetisi, Maung Bandung dituntut mempertahankan konsistensi di tengah persaingan yang semakin ketat. Satu kemenangan pada pertandingan pembuka tentu belum dapat menjadi ukuran keberhasilan sepanjang musim. Tolic menyadari masih terdapat banyak aspek yang perlu diperbaiki, terutama setelah melihat sejumlah kesulitan yang dialami tim pada babak pertama menghadapi PSM. Evaluasi akan terus dilakukan agar performa Persib berkembang dari pertandingan ke pertandingan.

Bagi Tolic, pengalaman menghadapi PSM akhirnya memberikan dua hal penting sekaligus, yakni kemenangan pertama dan gambaran mengenai besarnya dukungan yang akan menyertai perjalanan Persib sepanjang musim. Koreografi raksasa dan nyanyian Bobotoh meninggalkan kesan yang sulit dilupakan, tetapi ia tidak ingin penghormatan tersebut membuat dirinya kehilangan fokus. Sebaliknya, Tolic menjadikannya sebagai pengingat mengenai besarnya tanggung jawab yang kini berada di pundaknya. Ia berjanji terus bekerja keras bersama pemain dan staf untuk membuktikan kepercayaan tersebut melalui performa di lapangan. Awal positif melawan PSM kini menjadi langkah pertama dalam perjalanan panjang Tolic untuk memenuhi ekspektasi Bobotoh bersama Persib Bandung.