Jakarta, 6 Mei 2026 – Sejumlah peserta seleksi manajer Koperasi Merah Putih mengeluhkan gangguan teknis saat pelaksanaan tes berbasis komputer. Keluhan paling banyak muncul terkait sistem yang disebut sering mengalami error hingga jawaban peserta berubah sendiri.
Beberapa peserta mengaku kesulitan menyelesaikan soal karena aplikasi ujian tiba-tiba mengalami gangguan saat proses pengerjaan berlangsung. Ada pula yang menyebut jawaban yang sebelumnya sudah dipilih mendadak berubah tanpa disengaja ketika berpindah ke soal lain.
Kondisi tersebut memicu keresahan peserta karena dinilai dapat memengaruhi hasil ujian dan mengurangi konsentrasi selama tes berlangsung. Sebagian peserta bahkan mengaku harus mengulang pengecekan jawaban berkali-kali untuk memastikan pilihan mereka tidak berubah.
Selain gangguan pada sistem jawaban, beberapa peserta juga melaporkan kendala seperti loading lambat dan aplikasi yang sempat keluar sendiri saat digunakan.
Pihak penyelenggara disebut telah menerima berbagai laporan terkait gangguan teknis tersebut dan tengah melakukan evaluasi terhadap sistem ujian yang digunakan.
Para peserta berharap panitia dapat memberikan solusi yang adil, termasuk kemungkinan peninjauan ulang hasil tes atau perbaikan sistem untuk tahapan seleksi berikutnya.
Seleksi manajer koperasi ini sendiri menarik perhatian banyak pelamar karena dianggap membuka peluang kerja baru di sektor pengelolaan koperasi dan ekonomi masyarakat.
Hingga kini, penyelenggara belum memberikan penjelasan rinci mengenai penyebab gangguan teknis yang terjadi selama pelaksanaan ujian berlangsung.