Jakarta, 19 September 2026 – Kisah mengejutkan Sport Clube União Torreense berlanjut di pentas Eropa setelah klub kasta kedua Portugal tersebut mencatat kemenangan pada pertandingan debutnya di Liga Europa 2026/2027. Torreense menundukkan wakil Norwegia, Lillestrøm, dengan skor 2-1 di Åråsen Stadion pada Kamis, 17 September 2026. Hasil tersebut terasa istimewa karena Torreense saat ini masih berkompetisi di Liga Portugal 2, bukan kasta tertinggi sepak bola Portugal. Mereka datang ke Norwegia dengan status pendatang baru di kompetisi Eropa dan mampu langsung membawa pulang tiga poin. UEFA mencatat Torreense sebagai salah satu tim debutan yang membuka fase liga musim ini dengan kemenangan. Keberhasilan tersebut melanjutkan perjalanan luar biasa klub yang beberapa bulan sebelumnya membuat kejutan besar di kompetisi domestik Portugal.
Perjalanan Torreense menuju Liga Europa bermula dari keberhasilan mereka menjuarai Taça de Portugal 2025/2026. Klub asal Torres Vedras tersebut mencapai final setelah melewati perjalanan panjang dan kemudian berhadapan dengan Sporting CP di Estádio Nacional, Oeiras, pada 24 Mei 2026. Torreense secara mengejutkan mengalahkan Sporting 2-1 setelah pertandingan harus dilanjutkan hingga babak tambahan. Gelar tersebut menjadi trofi mayor pertama dalam sejarah klub dan sekaligus memberikan tiket menuju Liga Europa 2026/2027. Keberhasilan itu semakin luar biasa karena Torreense meraihnya ketika masih berstatus klub divisi kedua. Liga Portugal juga mencatat Taça de Portugal 2025/2026 sebagai gelar piala domestik pertama Torreense.
Keberhasilan menjuarai Piala Portugal juga menutup kekecewaan Torreense yang gagal mendapatkan promosi ke kasta tertinggi pada musim lalu. Mereka sempat memiliki kesempatan naik ke Primeira Liga melalui pertandingan playoff menghadapi Casa Pia. Leg pertama berakhir tanpa gol, tetapi Torreense kemudian kalah 0-2 pada pertandingan kedua sehingga harus bertahan di Liga Portugal 2. Situasi tersebut menciptakan kondisi yang tidak biasa pada musim 2026/2027. Torreense harus menjalani kompetisi kasta kedua di negaranya sembari menghadapi klub-klub dari berbagai liga utama Eropa. Hingga enam pertandingan awal Liga Portugal 2 musim ini, mereka mencatat satu kemenangan, tiga hasil imbang dan dua kekalahan. Catatan tersebut menempatkan Torreense di posisi ke-14 dengan enam poin sebelum kemenangan bersejarah di Norwegia.
Torreense kemudian menunjukkan bahwa status klub divisi kedua tidak membuat mereka sekadar menjadi pelengkap di Liga Europa. Menghadapi Lillestrøm di kandang lawan, tim Portugal itu mampu mencetak dua gol dan mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir 2-1. Kemenangan tersebut menjadikan Torreense tim non-kasta tertinggi pertama yang memenangi pertandingan dalam format Liga Europa saat ini. Catatan lain menunjukkan terakhir kali klub divisi kedua mampu meraih kemenangan pada fase utama Liga Europa terjadi hampir satu dekade sebelumnya. FC Zürich melakukannya pada musim 2016/2017 setelah klub Swiss tersebut terdegradasi tetapi tetap bermain di Eropa berkat keberhasilan menjuarai piala domestik. Torreense kini menciptakan cerita serupa dengan latar perjalanan yang berbeda.
Kemenangan atas Lillestrøm sekaligus menjadi bukti bahwa perjalanan Torreense tidak berhenti setelah kejutan mereka di Piala Portugal. Sebelum musim ini dimulai, klub tersebut praktis belum memiliki pengalaman di panggung sebesar Liga Europa. Torreense bahkan sudah sangat lama tidak bermain di kasta tertinggi Portugal. Catatan sejarah klub menunjukkan mereka terakhir kembali ke divisi pertama pada awal dekade 1990-an, sementara sumber statistik terkini menyebut mereka belum tampil di kasta teratas sejak musim 1991/1992. Stadion kandang mereka, Estádio Manuel Marques, juga hanya memiliki kapasitas sekitar 2.400 penonton. Ukuran tersebut menggambarkan perbedaan skala Torreense dibandingkan sejumlah klub besar yang akan mereka hadapi di Liga Europa.
Sejarah Torreense sendiri sudah berlangsung panjang sebelum keberhasilan terbaru ini muncul. Klub tersebut pernah menjadi juara divisi kedua dan pertama kali promosi ke kasta tertinggi pada musim 1954/1955. Pada musim pertamanya di divisi utama, Torreense bahkan mampu mencapai final Taça de Portugal 1956 sebelum dikalahkan FC Porto dengan skor 0-2. Mereka juga mengakhiri kompetisi liga musim tersebut di posisi ketujuh, yang tercatat sebagai pencapaian terbaik klub di kasta tertinggi. Setelah mengalami sejumlah periode naik dan turun, Torreense kembali ke divisi utama pada musim 1990/1991. Namun, perjalanan panjang berikutnya lebih banyak berlangsung di luar sorotan sepak bola elite Portugal. Gelar Taça de Portugal 2025/2026 akhirnya membawa nama klub tersebut kembali menjadi perhatian secara nasional dan kini juga di Eropa.
Tantangan Torreense setelah kemenangan perdana tetap sangat berat karena format Liga Europa mempertemukan mereka dengan sejumlah klub yang memiliki pengalaman Eropa jauh lebih besar. Berdasarkan jadwal UEFA, Torreense selanjutnya akan menghadapi Sunderland pada 15 Oktober 2026. Mereka kemudian bertandang menghadapi Ferencváros pada 22 Oktober sebelum menjamu Ararat-Armenia pada 5 November. Celtic menjadi lawan berikutnya pada 26 November, disusul perjalanan ke markas Real Sociedad pada 10 Desember. Dua pertandingan terakhir fase liga dimainkan pada Januari 2027 menghadapi Lech Poznań dan Olympiacos. Dengan demikian, kemenangan atas Lillestrøm baru menjadi langkah pertama dari delapan pertandingan yang harus dijalani Torreense dalam fase liga.
Keikutsertaan Torreense juga memberikan warna berbeda pada Liga Europa yang musim ini dihuni 36 klub. Kompetisi menggunakan format fase liga dengan setiap peserta memainkan delapan pertandingan melawan lawan berbeda. Delapan tim teratas klasemen akan langsung lolos ke babak 16 besar, sedangkan tim peringkat kesembilan hingga ke-24 harus melalui babak playoff. Torreense menghadapi tantangan besar untuk bersaing dalam format tersebut karena pada saat bersamaan mereka harus menjalani jadwal Liga Portugal 2. Perbedaan kedalaman skuad dan sumber daya dengan klub-klub mapan Eropa menjadi tantangan tersendiri sepanjang musim. Namun, tiga poin dari pertandingan pertama setidaknya memberikan awal yang jauh lebih baik daripada sekadar menjalani debut.
Perjalanan Torreense kini menjadi salah satu cerita menarik pada awal Liga Europa 2026/2027. Dalam hitungan beberapa bulan, mereka berubah dari klub divisi kedua yang mengejar promosi menjadi juara Piala Portugal dan peserta kompetisi Eropa. Kemenangan 2-1 atas Sporting pada final Taça de Portugal membuka pintu menuju Liga Europa, sedangkan kemenangan dengan skor identik atas Lillestrøm menandai debut mereka di panggung kontinental. Torreense masih memiliki perjalanan panjang dan menghadapi lawan-lawan yang secara pengalaman berada jauh di atas mereka. Namun, keberhasilan meraih tiga poin di Norwegia sudah menambahkan babak baru dalam sejarah klub asal Torres Vedras tersebut. Dari kasta kedua Portugal hingga meraih kemenangan pada debut Liga Europa, perjalanan Torreense menjadi salah satu kejutan besar sepak bola Eropa pada musim 2026/2027.