Jakarta, 25 Mei 2026 – Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono mendorong Pemerintah Kabupaten Pringsewu untuk segera menyiapkan lahan bagi pembangunan program Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Program tersebut disebut menjadi salah satu langkah pemerintah dalam memperkuat pendidikan berbasis pemerataan sosial, terutama bagi anak-anak dari keluarga rentan yang masih menghadapi keterbatasan akses pendidikan berkualitas. Agus Jabo menilai kesiapan lahan menjadi faktor penting agar pembangunan fasilitas pendidikan dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Pemerintah berharap keberadaan Sekolah Rakyat nantinya tidak hanya menyediakan layanan pendidikan formal, tetapi juga mendukung pembinaan karakter dan pemberdayaan sosial masyarakat sekitar. Langkah ini juga disebut menjadi bagian dari strategi penguatan perlindungan sosial melalui sektor pendidikan.
Pengamat pendidikan menjelaskan bahwa akses pendidikan yang merata masih menjadi tantangan di sejumlah daerah terutama bagi masyarakat dengan kondisi ekonomi terbatas. Selain faktor biaya, keterbatasan fasilitas pendidikan dan jarak tempuh ke sekolah juga sering memengaruhi kesempatan anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak. Oleh sebab itu, pembangunan fasilitas seperti Sekolah Rakyat dinilai penting untuk memperluas jangkauan layanan pendidikan bagi kelompok masyarakat rentan. Program berbasis pendidikan sosial juga dianggap dapat membantu mengurangi kesenjangan pendidikan antarwilayah sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia daerah. Pemerintah disebut ingin memastikan bahwa anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan belajar yang baik tanpa terhambat kondisi ekonomi.
Dalam pembahasan dengan pemerintah daerah, Agus Jabo juga disebut menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat realisasi program pendidikan sosial tersebut. Pengamat kebijakan publik menjelaskan bahwa keberhasilan pembangunan fasilitas pendidikan sangat bergantung pada kesiapan lahan, dukungan anggaran, dan koordinasi lintas instansi. Selain pembangunan fisik sekolah, kesiapan tenaga pengajar dan sistem pembelajaran juga menjadi faktor penting agar program dapat berjalan efektif dalam jangka panjang. Oleh sebab itu, pemerintah daerah diharapkan tidak hanya fokus pada penyediaan lahan, tetapi juga mendukung pengembangan ekosistem pendidikan yang berkelanjutan. Program Sekolah Rakyat sendiri disebut dirancang untuk membantu meningkatkan akses pendidikan sekaligus mendukung pembangunan sosial masyarakat.
Di sisi lain, masyarakat berharap program tersebut dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan sosial di daerah. Pengamat sosial menjelaskan bahwa pendidikan masih menjadi salah satu instrumen paling penting dalam memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan mobilitas sosial masyarakat. Kehadiran fasilitas pendidikan yang mudah diakses dapat membantu anak-anak dari keluarga rentan memperoleh kesempatan lebih baik di masa depan. Selain itu, pembangunan sekolah juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan aktivitas masyarakat di sekitar kawasan pendidikan. Banyak pihak menilai investasi di sektor pendidikan sosial merupakan langkah strategis untuk pembangunan daerah dalam jangka panjang.
Dorongan Wakil Menteri Sosial kepada Pemkab Pringsewu untuk menyiapkan lahan Sekolah Rakyat menunjukkan besarnya perhatian pemerintah terhadap pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat rentan. Banyak pengamat menilai pembangunan fasilitas pendidikan berbasis sosial menjadi langkah penting dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia nasional secara lebih inklusif. Di tengah tantangan kesenjangan pendidikan dan ekonomi di berbagai daerah, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dinilai sangat penting agar program dapat berjalan efektif dan tepat sasaran. Masyarakat berharap Sekolah Rakyat nantinya benar-benar mampu memberikan manfaat nyata bagi anak-anak yang membutuhkan akses pendidikan lebih baik. Dengan dukungan infrastruktur, tenaga pengajar, dan kebijakan yang tepat, program tersebut diharapkan dapat membantu menciptakan generasi yang lebih berdaya dan memiliki kesempatan masa depan yang lebih baik.