Jakarta, 17 Mei 2026 – Pramono Anung menghadiri peresmian Kelenteng Tian Fu Gong di kawasan Pantai Indah Kapuk dan memberikan apresiasi terhadap langkah Agung Sedayu Group atau ASG dalam mendukung keberagaman dan pembangunan fasilitas sosial keagamaan di ibu kota. Peresmian rumah ibadah tersebut menjadi perhatian karena dinilai mencerminkan semangat toleransi dan keberagaman yang terus dijaga di Jakarta sebagai kota metropolitan dengan masyarakat multikultural. Kehadiran berbagai tokoh masyarakat dan unsur pemerintahan dalam acara tersebut juga menunjukkan pentingnya menjaga harmoni sosial di tengah kehidupan perkotaan yang semakin beragam.
Pengamat sosial budaya menjelaskan bahwa pembangunan rumah ibadah tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan spiritual masyarakat, tetapi juga menjadi simbol penghormatan terhadap keberagaman budaya dan keyakinan. Jakarta sebagai kota besar dengan latar belakang masyarakat yang sangat beragam dinilai membutuhkan ruang-ruang sosial yang mampu memperkuat toleransi dan kebersamaan antarwarga. Karena itu, keberadaan fasilitas keagamaan di kawasan permukiman modern seperti PIK dipandang sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan sosial yang inklusif dan harmonis.
Pramono dalam kesempatan tersebut juga disebut menekankan pentingnya menjaga semangat persatuan di tengah perbedaan latar belakang agama dan budaya masyarakat Indonesia. Pengamat politik sosial menilai peran pemerintah daerah dalam mendukung keberagaman sangat penting untuk menjaga stabilitas sosial dan memperkuat identitas Jakarta sebagai kota yang terbuka bagi semua kelompok masyarakat. Selain itu, dukungan sektor swasta terhadap pembangunan fasilitas sosial dan keagamaan juga dinilai menjadi kontribusi positif bagi pembangunan kota secara menyeluruh.
Kelenteng Tian Fu Gong sendiri disebut hadir tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang budaya yang merepresentasikan warisan tradisi masyarakat Tionghoa di Indonesia. Pengamat budaya menyebut rumah ibadah seperti kelenteng sering memiliki nilai historis dan budaya yang kuat karena menjadi bagian dari identitas komunitas serta sejarah perkembangan masyarakat urban di Indonesia. Karena itu, keberadaannya juga dinilai memiliki kontribusi terhadap kekayaan budaya dan wisata kota.
Peresmian Kelenteng Tian Fu Gong di kawasan PIK kini menjadi salah satu simbol penting semangat keberagaman dan toleransi di Jakarta. Banyak pihak berharap pembangunan fasilitas sosial dan keagamaan yang inklusif dapat terus mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah perkembangan kota modern. Di tengah keberagaman budaya dan agama di Indonesia, semangat saling menghormati dan hidup berdampingan dinilai tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga persatuan nasional.